Mengapa Banyak Orang yang Kini Lebih Memilih KPR Syariah dibandingkan Bank Biasa?

Anda masih bingung cara memiliki rumah karena terkendala biaya? Harusnya hal ini tak terjadi lagi. Pemerintah, developer, maupun bank telah banyak memberikan jalan kemudahan, yakni melalui KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Sejak lama sudah banyak masyarakat yang memanfaatkan pendanaan dari Bank atau KPR konvensional, sehingga cukup mengandalkan gaji bulanan, rumah impian bisa terwujud. Kemudian seiring perkembangan ekonomi syariah, muncul pula KPR syariah.


Tak dapat dipungkiri jumlah peminat KPR syariah terus mengalami peningkatan, terutama bagi mereka yang menghindari riba. Lantas sebenarnya apa saja kelebihan dari KPR dengan prinsip syariah?

Kelebihan Memilih KPR Syariah


KPR syariah merupakan pembiayaan secara kredit dalam jangka pendek, tengah, atau panjang guna memperoleh kepemilikan rumah sesuai prinsip syariah. Berikut beberapa kelebihan yang akan Anda peroleh ketika memilih KPR syariah, diantaranya:

1. Besar cicilan tetap (flat)

Memilih KPR Syariah membuat Anda dapat menganggarkan keuangan dengan mudah, sebab besar cicilan yang harus dibayar setiap bulannya bersifat tetap. Besar cicilan telah ditentukan dan disepakati di awal berdasarkan harga rumah dan tenor pinjaman. Maksimal tenor pinjaman di KPR Syariah adalah 15 tahun. Sementara di KPR konvensional besar cicilan setiap bulan mengikuti suku bunga Bank Indonesia (floating) dengan tenor peminjaman paling lama 20 tahun. Maka tak heran apabila banyak orang yang mengatakan bahwa KPR konvensional murah di awal, kemudian mahal di belakang.

2. Tidak menerapkan bunga

Sebagaimana disampaikan sebelumnya bahwa besar cicilan KPR syariah bersifat tetap, maka dari itu tak ada bunga yang diterapkan. Keuntungan syariah tidak diperoleh dari floating, melainkan margin keuntungan yang disepakati saat awal transaksi. Berbeda dengan KPR konvensional yang menerapkan bunga flat pada 3-5 tahun saja, kemudian fluktuatif di setiap bulan pada tahun berikutnya. Anda harus membayar bunga rendah apabila suku bunga BI mengalami penurunan, begitu pula sebaliknya.

3. Uang Muka (Down Payment) lebih murah

Segera memiliki rumah tentu menjadi dambaan semua orang. Hal ini lebih cepat terwujud apabila Anda menggunakan KPR syariah, sebab DP yang harus dibayar sebesar 10 % dengan persyaratan cukup mudah sesuai prinsip syariah. Sedangkan KPR konvensional menerapkan uang muka minimal 15 %.

4. Tidak ada denda atau penalti

Kelebihan sistem KPR syariah selanjutnya adalah tidak ada penalti atau denda saat Anda melakukan pembayaran sebelum tanggal jatuh tempo atau melunasi lebih cepat dari tenor yang telah dipilih. Namun apabila Anda terlambat melakukan pembayaran, maka dendanya adalah 5 % dari besar cicilan bulanan. Sementara di KPR konvensional anggapan bahwa lebih cepat lunas lebih baik tidak berlaku. Apabila Anda melakukan pelunasan sebelum tenor yang telah ditentukan, maka Anda terkena denda atau penalti sebesar 5 % dari sisa pokok. Kelebihannya, besar denda keterlambatan di KPR konvensional hanya 1 % dari besar cicilan per bulan.

5. Memiliki banyak pilihan akad

Sebagai sistem pembayaran kredit berbasis syarih, KPR syariah menyediakan banyak akad atau perjanjian. Anda bisa memilih akad sewa (Ijarah), akad sewa beli (Ijarah Muntahua Bittamlik), kepemilikan bertahap (Musyarakah Mutanaqishah), dan jual beli (Murabahah). Hal ini tidak akan Anda temui di KPR konvensional, sebab yang ada hanya perjanjian jual beli hingga lunas.

6. Tidak memerlukan checking BI

KPR syariah benar-benar memberikan kemudahan. Anda tak perlu melewati proses checking BI saat mengajukan kredit, sebab transaksi hanya melibatkan Anda dan developer. Walhasil, bagi Anda yang memiliki riwayat kredit buruk di bank tetap bisa mengajukan KPR syariah. Sementara KPR konvensional mengharuskan Anda lolos checking BI.

Demikian beberapa kelebihan dari KPR syariah dibandingkan konvensional. Sekarang tergantung Anda memutuskan untuk memilih yang mana. Pastikan sesuai degan kemampuan dan kebutuhan Anda. Jangan lupa memperhatikan track record dari pengembang maupun penyediaan keuangan untuk jaminan Anda tidak tertipu. Semoga lekas memiliki rumah idaman dengan fasilitas pembayaran yang mudah.